Kamis, 23 September 2010
Pengacara Tuding Ibunda Bunuh Karakter Qory
Fariawati, ibunda Qory Sandioriva, bersikukuh menyatakan putrinya sedang berada di bawah pengaruh pria berinisial RB. Dia menginginkan agar putri bungsunya itu bisa segera pulang ke pelukannya.
Namun, menurut Malik Bawazier, pengacara Qory, justru Fariawati yang membuat pernyataan berlebihan di media. "Baru kali ini ada ibu yang tega membunuh karakter anaknya," kata sang pengacara yang dihubungi VIVAnews lewat telepon, 23 September 2010.
Menurutnya, ada dua hal dari pernyataan ibunda Qory yang sangat lucu dan menggelitik. Pertama, ia mengaku heran ketika ada seorang ibu yang tega melontarkan tuduhan-tuduhan negatif pada puteri kandungnya di depan media. "Bagi kami, ini sungguh perbuatan yang tega," katanya.
Kedua, Qory adalah seorang puteri nasional, kebanggaan bangsa dan keluarga. "Sampai detik ini pun dia tidak pernah membuat konferensi pers. Hanya ibunya saja yang terus menggelar jumpa pers. Timbul pertanyaan besar, ada apa sama ibu ini? Apa motivasinya dibalik ini semua," ujarnya.
Malik sempat mengultimatum Fariawati untuk mencabut semua tuduhan yang ia nyatakan di media. "Secara yuridis tidak ada satu pun tuduhan atas dasar fakta. Itu lahir dari asumsi dengan tuduhan yang sangat tendensius dilakukan di depan media. Sangat tega," ucap suami artis Cut Keke tersebut.
Hingga saat ini kliennya merasa sangat disudutkan dan terbunuh karakternya. Ibunda Qory pernah mengatakan ingin anaknya segera menyelesaikan masalah dan menjauh dari RB. Ia ingin anaknya kembali ceria seperti dulu lagi.

0 komentar:
Posting Komentar